Jumat, 27 Februari 2015

Goodbye, Feburary!

Sumber: di sini

Alhamdulillah, yeay! Beberapa jam lagi menuju pergantian bulan. Akhirnya, Februari berganti menjadi Maret! Selama bulan Februari, saya mengalami beberapa kemajuan, salah satunya adalah bisa kembali meningkatkan minat baca saya (tetapi, sayangnya, virus malas saat ingin mereview saya belum sembuh sepenuhnya). Jadi, mari saya beritahu buku-buku yang sudah berhasil saya selesaikan dalam bulan ini:

  1. Wonderstuck by Brian Selznick
  2. Madre by Dee
  3. Happily Ever After by Winna Efendi
  4. Katarsis ny Anatasia Aemilia
  5. London by Windry Ramadhina
  6. Kastil Es & Air Mancur yang Berdansa by Prisca Primasari
  7. I For You by Orizuka
  8. Priceless Moment by Prisca Primasari
Yeeppss! Lumayan, ada delapan buku yang sudah berhasil saya selesaikan. Dan, empat di antaranya masih belum saya review, hehe. Entah kapan saya akan menulis review-nya (digampar). Meskipun semua cerita yang diusung memberikan kesan tersendiri bagi saya, tetapi Madre dan I For You menjadi dua buku yang paling saya sukai.

Oh iya, di bulan ini, saya juga membaca dua novel yang bergenre family, khususnya Ayah. Ada Happily Ever After yang ditulis oleh Winna Efendi. Serta, Priceless Moment yang ditulis oleh Prisca Primasari. Keduanya ditulis oleh penulis yangmembuat saya ketagihan untuk membaca novel lokal.

Kemudian, saya juga membaca novel yang bergenre thriller. Seingat saya, ini kali pertama saya membaca dengan genre itu. Dan, Katarsis dari Anatasia Aemilia berhasil membuat saya jatuh hati! Rencananya, saya kan membaca lebih banyak buku dengan genre itu, hihi.

Selain itu, saya juga membaca dua novel dengan setting luar negeri; London yang bersettingkan di London, dan Kastil Es & Air Mancur yang Berdansa yang bersettingkan di Prancis. Keduanya sama-sama memiliki alur cerita yang manis. Romantis.

Dan, jika dalam karyanya sebelumnya (baca: Hugo Cabret) Brian Selznick berhasil membuat saya jatuh hati, kali ini pun beliau juga masih membuat saya terpikat dengan cerita dan goresan tangannya yang benar-benar indah. Wonderstuk membuat berbagai pertanyaan betah untuk tetap melayang di otak saya.

Saya harap, di bulan Maret, saya bisa membaca lebih banyak lagi. Dan, tentu saja, semoga virus malas mereview ini dapat dibasmi dengan mudah. Sampai jumpa! <3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar