Rabu, 31 Desember 2014

[REVIEW] The Chronicles Of Audy: 21 by Orizuka

The Chronicles of Audy: 21

Judul: The Chronicles Of Audy: 21
Penulis: Orizuka
Penerbit: Haru
ISBN: 9786027742215
Tahun terbit: Juli 2014
Jumlah halaman: 308 hlm
Harga: Rp. 65.500,00

Hai. Namaku Audy.
Umurku masih 22 tahun.
Hidupku tadinya biasa-biasa saja,
sampai aku memutuskan untuk bekerja di rumah 4R.

Aku sempat berhenti, tapi mereka berhasil membujukku untuk kembali setelah memberiku titel baru: "bagian dari keluarga".

Di saat aku merasa semakin akrab dengan mereka,
pada suatu siang,
salah seorang dari mereka mengungkapkan perasaannya kepadaku.

Aku tidak tahu harus bagaimana!

Lalu, seolah itu belum cukup mengagetkan,
terjadi sesuatu yang tidak pernah terpikirkan siapa pun.

Ini, adalah kronik dari kehidupanku yang semakin ribet.

Kronik dari seorang Audy.
 

***
"... walaupun ada hal-hal yang menurutmu benar, lebih baik kamu simpan di dalam hati. Atau sampaikan dengan cara yang lebih baik." (hal. 84)

Setelah kejadian itu (baca The Chronicles Of Audy: 4R by Orizuka). Audy masih saja menayakan arti "bagian dari keluarga". Meski semuanya sudah mulai berjalan normal dan Audy sudah bisa menerima bahwa Regan lebih cocok menjadi kakaknya. Namun, tetap saja, hidup masih tak berjalan seperti yang Audy inginkan. Lagi-lagi, salah satu dari 4R menyatakan perasaannya pada Audy hingga membuat gadis itu selalu salah tingkah ketika berhadapan dengannya. Audy bahkan bercerita pada Missy meskipun hanya mendapatkan jawaban sekadarnya dari gadis itu.

Di samping itu, sebuah kejadian terjadi lagi. Kali ini tentang Maura. Entah kenapa, setelah Maura sadar, Audy jadi merasa ada sesuatu yang membuat dadanya terasa sesak. Terlebih ketika melihat perlakuan Rex terhadap Muara. Lantas, apakah yang sebenarnya terjadi pada Audy? Apakah Audy memiliki perasaan khusus terhadap Rex? Juga, bagaimana dengan Maura? Apakah dengan sadarnya Maura, Audy akan terlupakan?

"Nggak perlu diterima. Nggak perlu ditolak. Cukup untuk kamu ketahui." (hal. 120)

Buku kedua dari The Chronicles Of Audy yang saya baca! Yeay akhirnya! Jadi, novel ini merupakan kelanjutan dari novel sebelumnya, yaitu The Chronicles Of Audy. Di novel kedua dari seri ini, saya senang sekali karena porsi Rex lebih banyak daripada sebelumnya. Jadi, saya bisa jatuh cinta sepuasnya sama Rex! Haha.

Di buku ini ada beberapa hal yang bikin saya gregetan, misalnya waktu Audy curhat ke Missy, itu ketahuan jelas banget bahwa dia ya ampun! Terus si Rex juga bikin gemes banget! Rafael jadi makin keliatan unyu di dalam pikiran saya. Regan jadi makin-tambah-biasa-biasa-saja. Dan, Romeo kok keliatan kasihan, ya? Tapi, tetap, saya kesel karena dapat pembatas buku yang versi Regan. Padahal, saya kan maunya yang Rex.

Oke, jadi, secara keseluruhan saya suka seri novel ini. Dan, saya berharap ada lanjutannya lagi biar saya nggak pisah sama Rex. Hoho. Makasih Kak Ori buat seduhan spesialnya. Kapan-kapan bikin yang khusus tentang Rex, ya! ^^



[REVIEW] Éclair: Pagi Terakhir di Rusia by Prisca Primasari

Éclair: Pagi Terakhir di Rusia

Judul: Éclair: Pagi Terakhir di Rusia
Penulis: Prisca Primasari
Penerbit: Gagas Media
ISBN: 9789797804725
Tahun terbit: Januari 2011
Jumlah halaman: 236 hlm
Harga: -

Seandainya bisa, aku ingin terbang bersamamu dan burung-burung di atas sana. Aku ingin terus duduk bersamamu di bawah teduhnya pohon-berbagi eclair, ditemani matahari dan angin sepoi-sepoi. Aku ingin terus menggenggam jari-jemarimu, berbagi rasa dan hangat tubuh-selamanya.

Sayangnya, gravitasi menghalangiku. Putaran bumi menambah setiap detik di hari-hari kita. Seperti lilin yang terus terbakar, tanpa terasa waktu kita pun tidak tersisa banyak. Semua terasa terburu-buru. Perpisahan pun terasa semakin menakutkan.

Aku rebah di tanah. Memejamkan mata kuat-kuat karena air mata yang menderas. "Aku masih di sini," bisikmu, selirih angin sore. Tapi aku tak percaya. Bagaimana jika saat aku membuka mata nanti, kau benar-benar tiada?


***
"Aku tidak akan kembali ke Prancis atau Rusia," katanya. "Aku ingin, tetapi aku tidak bisa. Terlalu banyak kepedihan di sana, Claudine." (hal. 19)


Novel ini bercerita tentang lima orang sahabat, Ekaterina Fyodorovna, Sergei V. Snegov, Stepan V. Snegov, Lhiver Olivier, dan Kay Olivier. Persahabatan mereka berjalan baik-baik saja, meskipun ada beberapa di antara mereka yang sama-sama menyukai Ekaterina Fyodorvna (Katya). Hingga suatu hari, sebuah kejadian yang terjadi di kediaman Lhiver dan Kay menghancurkan segalanya. Lhiver merasa bahwa semua yang terjadi dikarenakan oleh Stepanych; ia kehilangan rumahnya, kedua orang tuanya, serta anak angatnya yang bernama Aiofe.


Karena kejadian itu, semuanya menjadi berbeda. Kay menikah dengan Claudine dan tinggal di New York. Lhiver tinggal di Surabaya dan menjadi salah satu pengajar di salah satu universitas di sana. Sergei menjadi seorang yang super-duper sibuk dan masih tetap menyimpan rasanya pada seorang Katya. Stepanych terpuruk hingga ia terserang sebuah penyakit yang membuatnya tidak sadarkan diri. Dan Katya, gadis itu benar-benar merasa sangat bersalah karena ia merasa bahwa semua itu salahnya. Ia merasa andai saja mereka tidak berteman dengannya, maka semuanya tidak akan terjadi.

Lantas, akankan kelimanya kembali berdamai dan mengulang kisah yang mereka bangun bersama-sama dahulu? Akankah Stepanych sadarkan diri? Apa yang sebenarnya terjadi pada Katya? Bagaimana kehidupan Kay dan Claudine di Amerka? Lalu, bagaimana dengan Sergei yang masih menyimpan rasanya pada Katya? Yuk, carikan jawabannya di buku ini!



"Ya, Tuhan.... kupikir aku akan kehilanganmu... Tolong jangan pernah berjalan terpisah lagi dari kami," (hal. 94)



Novel kedua dari Mbak Prisca yang saya baca (setelah Paris). Saya belinya di salah satu mall yang baru buka di Banjarbaru. Dan, novel ini tinggal satu! Makanya, beruntung banget saya bisa nemuin novel ini sebelum keduluan sama orang lain hehe. 

Sama seperti sebelum-sebelumnya, saya suka dengan cara bercerita Mbak Prisca. Alurnya mengalir. Dan, penokohan kelima sahabat ini selalu menjadi candu untuk membalik halaman selanjutnya. Apalagi, novel ini mengambil latar empat negara: Rusia, Amerika, Paris, dan Indonesia. Riset yang Mbak Prisca ambil juga selalu bikin saya ngacungin jempol.

Saya rasa, novel ini berbau misteri, ya? Hihi. Jadi, kalau yang suka dengan cerita detektif mungkin bisa untuk mencoba membaca novel ini. Oh iya, awalnya saya kira ini cerita romansa yang mendayu-dayu karena sinopsis di belakang bukunya. Taunya? Eh, di sini unsur persahabatannya lebih ditonjolkan. 

Hal yang paling saya suka dari buku ini adalah kilas balik setiap tokohnya, porsi para tokoh, dan diksi yang dipilih. Meskipun ada beberapa typo yang saya temukan, tetapi hal tersebut tidak mengurangi kenikmatan saya dalam memabaca buku ini. Terimakasih atas seduhan ceritanya, Mbak Prisca. Nggak sabar buat baca karya Mbak Prisca yang lainnya!


Jumat, 19 Desember 2014

[REVIEW] If I Stay by Gayle Forman



Judul: If I Stay
Penulis: Gayle Forman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9789792266603
Tahun terbit: Februari 2014 (cetakan keenam)
Jumlah halaman: 200 hlm
Harga: Rp. 52.000,00

Mia memiliki segalanya: keluarga yang menyayanginya, kekasih yang memujanya, dan masa depan cerah penuh musik dan pilihan. Kemudian, dalam sekejap, semua itu terenggut darinya.

Terjebak antara hidup dan mati, antara masa lalu yang indah dan masa depan yang tidak pasti, Mia menghadapi satu hari penting ketika ia merenungkan satu-satunya keputusan yang masih dimilikinya---keputusan terpenting yang akan pernah dibuatnya.


"Amat sangat menyentuh." --Publishers Weekly, starred review

"Brutal sekaligus indah." --School Library Journal, starred reviewa commands.


***

"Semakin dunia mendorong kami agar menyatu, semakin kami menjauh-dan memusuhi." (hal. 61)

Mia adalah seorang pemain cello dengan kehidupan bahagia. Ia memiliki kedua orang tua yang mendukungnya dan juga sama-sama mencintai musik. adiknya Teddy yang selalu ada untuknya, dan Adam (kekasihnya) yang selalu memberikan cinta padanya. Hingga, sebuah kejadian naas terjadi.

Ketika bangun, Mia melihat bahwa mobil yang ditumpanginya bersama keluarganya sudah hancur. Dan, karena itu, ia menyadari bahwa ia sedang berada di antara hidup dan mati. Lalu, kejadian selanjutnya bergulir begitu saja dengan selingan kejadian-kejadian yang telah ia lewati sebelumnya.

Mia berada di posisi gundah ketika di suatu sisi ia merasa tidak perlu lagi untuk berada di sini karena keluarganya telah meninggalkannya sendiri. Tetapi, di sisi lain ia merasa untuk tetap harus berada di sini karena masih ada Adam dan keluarganya yang lain yang menantinya. Lantas, keputusan apakah yang akan diambil oleh Mia? Tetap tinggal atau pergi?

"Kau bisa saja memiliki keinginan, rencana, tapi pada akhirnya, kau tidak bisa mengendalikannya." (hal. 143)

sumber: di sini

Novel ini telah diangkat ke layar lebar dengan dibintangi oleh Chloe Moretz sebagai pemeran utama. Dan, saya belum nonton filmnya! Haha. Oke, jadi, novel ini masih berkaitan dengan sesuatu yang dinamakan 'kematian'. Jujur saja, ini adalah karya Gayle pertama yang saya baca.

Di sini, Gayle memposisikan dirinya dengan sudut pandang orang pertama pelaku utama, yaitu Mia. Sepanjang kisah, kita akan diajak berkelakar dengan potongan-potongan kisah kehidupan Mia sebelum kejadian naas itu terjadi. Tentang bagaimana awal kisahnya dengan Adam, tentang Teddy adiknya, tentang keluarga, dan tentang semuanya. Oh iya, saya berhasil menamatkan buku ini dalam satu hari, yeay!

Novel ini adalah novel yang memiliki lanjutan, yaitu Where She Want. Jadi, saya rasa saya juga harus membaca lanjutannya dan tentu saja menonton filmnya. Haha.

"Semua hubungan itu sulit. Persis seperti musik, kadang-kadang kau mendapatkan harmoni dan di lain waktu kau mendapatkan suara sumbang. Aku tidak perlu memberitahumu itu." (hal. 175)

Kamis, 18 Desember 2014

[REVIEW] People Like Us by Yosephine Monica

PeopleLikeUs


Judul: People Like Us
Penulis: Yosephine Monica
Penerbit: Haru
ISBN: 9786027742352
Tahun terbit: Juni 2014
Jumlah halaman: 330 hlm
Harga: Rp. 54.000,00

Akan kuceritakan sebuah kisah untukmu.
Tentang Amy, gadis yang tak punya banyak pilihan dalam hidupnya.
Serta Ben, pemuda yang selalu dihantui masa lalu.

Sepanjang cerita ini, kau akan dibawa mengunjungi potongan-potongan kehidupan mereka.
Tentang impian mereka,
tentang cinta pertama,
tentang persahabatan,
tentang keluarga,
juga tentang... kehilangan.

Mereka akan melalui petualangan-petualangan kecil, sebelum salah satu dari mereka harus mengucapkan selamat tinggal.

Mungkin, kau sudah tahu bagaimana cerita ini akan tamat.

Aku tidak peduli.
Aku hanya berharap kau membacanya sampai halaman terakhir.

Kalau begitu, kita mulai dari mana?

***

"Cerita ini memiliki pertalian dengan masa lampau, kisah tentang cinta pertama dan penantian yang telalu lama." (hal. 13)

Jadi, novel ini bercerita tentang Amy, seorang gadis yang menyukai Ben sejak mereka bertemu di kursus musik. Hanya saja, Amy terlalu pemalu hingga ia tidak pernah berbicara pada Ben dan menyimpan rasanya diam-diam, sendirian. Satu setengah tahun kemudian, Amy kembali bertemu Ben karena ternyata mereka berada di high school yang sama. Kehidupan Amy pun mulai kembali kepada segala hal yang berbau Ben. Bahkan, Amy sering menguntit Ben.

Entah darimana asalnya, gosip bahwa seorang Amy (si pembuat cerita tanpa akhir) menyukai seorang Ben (pemuda dingin dan sedikit 'kasar') tersebar entah darimana asalnya. Ben yang merupakan ketenangan pun menjadi risih dan membenci Amy akan hal itu. Hingga suatu hari, Amy didiagnosis mengidap sebuah penyakit mematikan. Hari-hari yang penuh dengan Ben pun terpaksa harus berhenti dan igantikan oleh hari-hari menyebalkan selama di rumah sakit.

Ketika kau tidak bisa mengingat seseorang–seseorang yang menganggapmu sangat penting, apa yang seharusnya kau rasakan? Apa yang akan kau lakukan?” (hal 50)

Lana, sahabat Amy, merasa bahwa ia harus melakukan sesuatu. Jadi, gadis itu menawari Ben untuk ikut dengannya guna menjenguk Amy. Awalnya, Ben tidak peduli hingga entah kenapa ia akhirnya bersedia untuk ikut menjenguk gadis itu. Kemudian, semuanya pun mengalir begitu saja. Mereka menjadi teman, menjadi dekat, bahkan mereka mulai menceritakan rahasia masing-masing. Namun, apakah pada akhrinya Ben akan membalas perasaan Amy? Atau Ben hanya memanfaatkan Amy karena ia juga ingin menjadi penulis dan gadis itu bisa mengajarinya akan hal itu?

"Jika kau bisa berhenti membenci seseorang, kau juga bisa berhenti menyukai seseorang. Itulah yang terjadi." (hal. 220)
sumber: di sini

Novel ini berlatarkan kota Boston dengan gaya penulisan yang terkesan seperti novel terjemahan. Tetapi, saya menyukainya. Rasanya, setiap kata-kata yang dituangkan oleh penulis mengalir begitu saja tanpa ada hal-hal yang harus dipikirkan muluk-muluk. Dialog antara Amy dan Ben pun juga bergulir dengan sederhana. Dan, hal itulah yang menyebabkan saya menyukai novel ini.

Saya berhasil menamatkan novel ini dalam dua hari. Dan, tadaaa! Inilah review-nya! Hehe. Ini adalah novel yang saya rekomendasikan, apalagi bagi orang-orang yang lebih menyukai menjadi seorang pengagum rahasia. Uhuk.

"Namun keluarga adalah cinta, dan cinta adalah pengampunan." (hal. 306)


[REVIEW] Liesl & Po by Lauren Oliver



Judul: Liesl & Po
Penulis: Lauren Oliver
Penerbit: Mizan Fantasi
ISBN: 9789794337127
Tahun terbit: April 2013
Jumlah halaman: 320 hlm
Harga: Rp. 49.000,00

Di hari ketiga setelah kematian ayahnya, Liesl melihat hantu.

Liesl dikurung di loteng oleh sang ibu tiri. Di malam-malam gelap, Liesl menghibur diri dengan menggambar. Lalu, kegelapan di lotengnya menggeliat dan melentur, memunculkan sesosok hantu. Po, yang datang dari Dunia Lain, tempat roh dan hantu berkeliaran di kegelapan yang membentang seluas semesta. Liesl berharap Po bisa menemukan ayahnya di Dunia Lain.

Suatu hari, tak sengaja Will, murid sang Alkemis, menukar kotak berisi sihir terkuat di dunia dengan kotak abu ayah Liesl. Sebuah kesalahan yang menarik dua anak dan satu hantu dalam sebuah petualangan yang menegangkan. Petualangan yang membuat Dunia Lain dan Dunia Nyata bersentuhan dan membuka rahasia-rahasia mengerikan.

Kisah tentang persahabatan dan rasa sepi, keserakahan dan kemurahan hati, kematian dan kehidupan, Lauren Oliver berhasil meramu kisah yang petualangan yang menegangkan sekaligus menghangatkan hati.



***

"Mengapa kau ingin mengucapkan selamat tinggal?" tanya Po akhirnya. 
Liesl membuka mata dan memandang Po heran. "Karena-karena itu yang kau lakukan ketika seseorang akan pergi jauh." (hal. 19)

Liesl adalah seorang anak perempuan yang dikurung di loteng oleh ibu tirinya. Di loteng, biasanya Liesl menggambar dan mengubur rindunya yang menggebu pada sang Ayah yang telah meninggal dalam-dalam. Hingga, suatu hari ada dua bayangan yang mengusiknya. Liesl tidak pernah mengira bahwa ia akan mendapatkan dua teman baru dari alam sebelah. Apalagi, kedua teman barunya itu malah membantunya untuk keluar dari loteng dan menemaninya dalam menyelesaikan 'misi'nya ke rumah masa kecilnya. Jadi, bagaimana Liesl dan kedua teman alam lainnya dapat menyelesaikan segalanya bersama meski mereka berdua berbeda?

Po adalah seorang anak lelaki yang hidup di 'dunia tanpa tepi'. Di dunia yang dihuni oleh Po, orang-orang terlihat samar sebelum akhirnya benar-benar menghilang. Kemudian, ia melihat sesuatu yang menariknya untuk mengunjungi dunia lain. Dan, ia bertemu dengan seoranga nak perempuan yang seang meringkuk di atas kasurnya. Po meminta anak perempuan itu untuk menggambar sesuatu yang membuatnya tertarik ke dunia yang lain. Dan, anak perempuan itu menyetujuinya. Tetapi, anak itu memintanya untuk mencarikan Ayahnya dan memintanya untuk berbicara tentang sesuatu hal. Po ragu. Apakah ia harus memenuhi permintaan anak itu atau menghilang saja dan tidak kembali lagi?

Will adalah seorang anak lelaki yang sangat malam. Ia hidup bersama seorang Alkemis yang tidak mempunyai welas asih dan selalu membuat ramuan-ramuan sihir yang menyusahkannya. Suatu malam, Will ditugaskan sang Alkemis untuk pergi ke sebuah toko sekaligus mengantarkan abu jenazah kepada seseorang. Tetapi, langkah Will terhenti di depan sebuah rumah dan melihat seorang gadis yang di sukainya di atas loteng. Gadis itu tengah menggambar sesuatu di balik cahaya remang-remang. Kemudian, Will melakukan kesalahan yang membuatnya terpaksa melakukan petualangan yang menegangkan. Llau, bagaimana nasib Will selanjutnya?

"Seseorang memerlukan orang lain untuk merasakan sesuatu untuknya," katanya. "Merasakan sesuatu sendirian membuatmu kesepian." (hal. 46)
sumber: di sini
Novel pertama Lauren Oliver yang saya baca (Delirium) mampu memuat saya ketagihan untuk membaca karya-karya Lauren Oliver yang lain. Jadi, ketika beberapa waktu lalu saya mengunjungi MMU Cabang Banjarmasin, saya membeli buku ini.

Ini adalah novel Lauren Oliver yang diperuntukkan kepada anak-anak. Dan, saya tidak menyangka bahwa ada banyak sekali perbedaan antara Delirium dan Liesl & Po. Wahaha, tentu saja. Mungkin, karena ini adalah novel anak-anak, jadi ya, semuanya akan berbeda. Tetapi, tetap saja, novel ini ditulis dengan penuh cinta, hanya saja dalam basis yang pas untuk anak-anak.

Kaver novel ini terkesan sederhana, tetapi saya memahami maknanya. Di dalam novel ini juga disajikan beberapa ilustrasi yang mendukung jalannya cerita. Ada banyak sekali kesenangan dan kelucuan yang diselipkan oleh Lauren Oliver dalam bukunya kali ini. Kemudian, saya juga menjadikan Liesl sebagai tokoh favorite. Saya membayangkan jika tokoh Liesl adalah seorang anak perempuan yang sangat lucu, pintar, tidak mudah putus asa, sekaligus sangat beruntung karena mempunyai sahabat seperti Po, Puddle, dan juga Will.

Novel Lauren Oliver kali ini mengajarkan saya tentang banyak hal, salah satunya adalah kematian. Apalagi, ketika saya membaca 'Catatan Penulis' yang ditinggalkannya di halaman 318. Selanjutnya, saya berencana untuk membaca novel Lauren Oliver yang lain. Mungkin Rooms, Before I Fall, Panic, atau Spindlers?

"Aku tidak tahu apa yang dulu bisa kulakukan tanpamu. Sekarang, setelah kita bertemu, kau takkan pernah pergi, kan?" (hal. 254)



[REVIEW] Then I Hate You So by Andri Setiawan


Judul: Then I Hate You So
Penulis: Andri Setiawan
Penerbit: Haru
ISBN: -
Tahun terbit: 2012
Jumlah halaman: 320 hlm
Harga: Rp. 43.000,00

"Suatu malam aku menyadari bahwa aku tidak bisa hidup tanpamu.
Saat aku menyadari hal itu, kau tiba-tiba menghilang"

Semua berawal dari bencana tsunami yang mengguncang Jepang.

Itoyama Luca, mengira dia sudah memiliki segalanya. Kepintaran, karir yang sukses, dan bahkan tampang yang keren. Tapi semuanya seolah tidak berarti setelah bencana itu. Kekacauan di Jepang membuat sebuah perasaan yang sempat menghilang muncul kembali. Dan takdir menuntunnya menyelesaikan perasaan anehnya itu.

Han Naran, model cantik yang wajahnya menghiasi papan iklan Korea itu berhasil menyembunyikan isi hatinya selama tujuh tahun. Bencana alam di Jepang membuat perasaannya itu bangkit kembali dan malah semakin menggebu.

***
"Gadis ini tidak akan pernah memaafkan dirinya sendiri jika itu terjadi. Tidak saat cita-cita terbesarnya belum tercapai." (hal. 25)

Itoyama Luca, seorang pria tampan yang sedang berada di puncak kariernya. Pada tahun 2011, Luca menjadi salah satu korban gempa hebat yang melanda Jepang. Karena gempa itu, Jepang menjadi kacau. Sedangkan Luca, ia membenci kekacauan. Oleh karena itu, Luca dan Tanaka-ken (rekan kerjanya) dipindahtugaskan ke salah satu cabang perusahaan mereka yang ada di Korea. Dan, tanpa disangka, kepindahan itu melemparkan Luca pada masa lalunya.

Gempa yang melanda Jepang itu sukses membuat seorang model cantik bernama Han Naran merasa gelisah. Meskipun Naran tinggal di Korea, tetapi ia merasa bahwa ada satu hal yang belum diselesaikannya di Jepang. Oleh karena itu, ia membuat salah satu akun jejaring sosial media untuk mencari seseorang yang menjadi alasannya untuk tetap mengendapkan perasaannya selama tujuh tahun. Selama tujuh tahun, Han Naran hidup dalam ketidaktenangan. Selama tujuh tahun, Han Naran selalu dihantu-hantui oleh perasannya kepada seseorang. Dan selama tujuh tahun, Han Naran menyimpan dendamnya. Lalu, ketika gerbang kesempatan itu berada di depan matanya, Han Naran telah menyiapkan rencana terbaiknya; rencana yang selama ini telah dipersiapkannya.

Di Korea, Luca bertemu dengan seorang gadis misterius. Setiap kali bertemu dengannya, gadis itu terkesan seperti melihat setan hingga lari terbirit-birit menjauhinya. Hal tersebut membuat Luca heran tentang apa yang sebenarnya terjadi. Hingga, suatu kejadian mempertemukan keduanya. Dan, perasaan itu (kembali) ada. Akankah Luca menyadari bahwa gadis yang dicintainya adalah seorang gadis masa lalunya?

"Yang ada hanya keinginan, tanpa ada keputusan yang jelas. Yang ada hanya angan-angan, tapi tak bisa kulaksanakan karena aku takut gagal." (hal. 112)

Then I Hate You So adalah karya Andri Setiawan yang saya baca. Ketika membaca beberapa halaman pertama, saya sudah jatuh cinta dengan cara penulisan Andri. Novel yang ber-settingkan di Jepang ini membuat saya tidak bisa untuk tidak membalik halaman-halaman berikutnya. Ada beberapa tokoh yang masih melekat di benak saya hingga sekarang: Luca, Isobe Nana, dan tentu saja Naran.

Membaca novel ini, mengingatkan saya pada MV Ailee - I Will Show You. Dalam benak saya, Isobel Nana terlihat seperti


Isobe Nana

Han Naran
Andry Setiawan mengusung tema yang tidak pasaran. Di samping itu, saya juga menyukai gaya berceritanya yang tidka terburu-buru sehingga semuanya tersusun rapi dan apik. Potongan-potongan masa lalu yang dialami setiap tokoh berhasil di selipkan dan membuat pembaca dapat menebak-nebak apa yang sebenarnya terjadi, tetapi tidak membuat pembaca berhenti ketika sudah mengetahui jawabannya.

Oh iya, sesungguhnya, saya merasa bahwa Isobe Nana adalah cerminan dari diri saya (meskipun nyatanya saya tidak gendut). Tetapi, penampiannya yang terkesan culun yah, saya rasa cocok dengan penampilan saya ketika berada di sekolah meskipun teman-teman saya mengatakan saya tidak seculun apa yang saya kira dan saya akan sangat berbeda ketika di luar sekolah. Haha.

Akhir cerita ini membuat saya puas sekaligus membuat saya ingin membaca karya-karya Andry Setiawan yang lainnya. Mungkin, setelah ini saya akan membaca Ojou! atau karangan yang diterjemahkan oleh Andry Setiawan atau hal-hal lainnya.

Saya suka novel ini. Meski saya bukan seseorang yang tertarik pada hal-hal yang berbau Jepang, tetapi Andry Setiawan mampu menarik saya dalam gumpalan aksaranya hingga membuat saya terpana. Terimakasih banyak!
"Menyerah ternyata bukan hal yang buruk." (hal. 283)

[REVIEW] The Chronicles Of Audy: 4R by Orizuka



Judul: The Chronicles Of Audy: 4R
Penulis: Orizuka
Penerbit: Haru
ISBN: 9786027742215
Tahun terbit: Juli 2013
Jumlah halaman: 320 hlm
Harga: Rp. 53.000,00


Hai. Namaku Audy. Umurku 22 tahun.
Hidupku tadinya biasa-biasa saja, sampai kedua orangtuaku jatuh bangkrut karena ditipu.

Aku hanya tinggal selangkah lagi menuju gelar sarjanaku. Selangkah lagi!

Tapi kedua orangtuaku rupanya tega merusak momen itu. Jadi sekarang, di sinilah aku berada. Di rumah aneh yang dihuni oleh 4 bersaudara yang sama anehnya: Regan, Romeo, Rex dan Rafael.

Aku, yang awalnya berpikir akan bekerja sebagai babysitter, dijebak oleh kontrak sepihak dan malah dijadikan pembantu!

Terdengar klise?
Mungkin, bagimu. Bagiku? Musibah!
Ini, adalah kronik dari kehidupanku yang mendadak jadi ribet. Kronik dari seorang Audy.

***

"Sebenarnya, aku tidak yakin mana arah yang tepat, jadi aku membiarkan kakiku melangkah dengan sendirinya sementara serpihan-serpihan hatiku tercecer di sepanjang jalan." (hal.194)

Audy adalah seorang gadis yang tinggal jauh dari orangtuanya untuk meneruskan kuliahnya. Sebenarnya, Audy hanya tinggal selangkah lagi menuju gelar sarjananya hingga bencana itu datang dalam kehidupannya. Awalnya, kehidupan Audy baik-baik saja hingga orangtuanya mengalami kebangkrutan karena tertipu. Sebenarnya, semuanya akan baik-baik saja apabila uang yang dijanjikan oleh orangtuanya untuk membayar kos-kosannya telah ada di tangannya, namun naasnya, uang itu juga telah hilang bersama tipuan-tipuan yang di dapatnya orangtuanya. Dan, di sinilah Audy sekarang. Di sebuah rumah aneh dengan empat penghuni yang hampir membuatnya gila sekaligus terpesona.

Sumber: di sini

Rumah itu dihuni oleh empat bersaudara, yaitu Regan (Sulung, ganteng, karismatik, tegas, dan diberi inisial R1), Romeo (Hacker, jarang mandi, tetapi peduli, dan diberi R2), Rex (Penghuni rumah paling dingin, misterius, ganteng, jenius, dan diberi insial R3), dan Rafael (Bungsu, umurnya baru sekitar empat setengah tahun tetapi isi otaknya benar-benar tidak bisa dibayangkan! Rafeael ini memiliki semua sifat kakak-kakaknya dan ia diberi inisial R4). Di rumah itu, Audy menemukan banyak sekali kejadian yang menjungkir-balikkan dirinya. Kontrak perjanjian yang hanya menyebutkannya sebagai 'babysitter' ternyata malah menjadikannya sebagai 'seorang pembantu' secara sepihak! Lantas, bagaimanakah kehidupan dari seorang Audy selanjutnya? Yuk, baca ceritanya di buku ini!

sumber: di sini

Ini adalah buku keempat Orizuka yang saya baca setelah Oppa&I Series. Dan, yeayy! Saya suka! Orizuka mampu menggambarkan setiap tokohnya dengan rapi dan dengan daya pikat tersendiri. Di novel ini, Orizuka bercerita dengan menggunakan sudut pandang orang pertama pelaku utama, yaitu Audy.

Sebelum membaca buku ini, saya sempat bertanya-tanya kenapa sih banyak orang yang jatuh cinta sama tokoh Rex? Kok tokoh Rex ini malah jadi tokoh yang paling top ya di antara tokoh-tokoh lainnya? Dan, ya, saya menemukan jawabannya. Entah kenapa, setiap kali membaca bagian yang melibatkan Rex, saya jadi teringat akan seseorang. Dan, tentu saja, Rex adalah tokoh favorite saya yang pertama. Kemudian, disusul Audy, Rafael, Regan, dan yang terakhir adalah Romeo.

Rex dalam bayangan saya, haha.
Sumber: di sini

Ketika berada di halaman terakhir, saya merasa kesal sendiri. Kenapa secepat ini? Padahal, saya sedang asyik-asyiknya menggilai 4R dan si Audy ini ketika saya sampai di halaman terakhir. Jadilah, besoknya saya langsung pergi ke toko buku untuk membeli lanjutan cerita dari si Audy ini.

Terlepas dari semua itu The Chronicles Of Audy: 4R juga memiliki banyak kelebihan. Seperti kavernya yang sederhana tetapi memiliki warna merah muda dengan bling-bling di pinggiran bukunya. Oh iya, saya dapat pembatasnya Regan, lho!


"Aku tahu, mulai hari ini, kehidupanku pasti akan berubah. Walaupun tidak yakin ke arah mana, aku akan siap menghadapinya." (hal. 317)


Selasa, 09 September 2014

[REVIEW] Arassi by Icha Azani dkk

Arassi


Judul: Arassi
Penulis: Icha Azani dkk
Penerbit: Ufuk Press
ISBN: 9786021863626
Tahun terbit: Januari 2013
Jumlah halaman: 248 hlm
Harga: hadiah sebagai pemenang Short Stories Challange 2014 paruh tahun. Terimakasih banyak, Kak Lina. :)))

Dia seharusnya memberikan luka pada gadis itu. Bukan sebaliknya. Dia justru yang harus terluka karena tak mampu mengendalikan perasaannya. Konsekuensi yang harus ditanggung tidak main-main. Sayap malaikatnya harus dicabut. Tapi beruntung, dia masih diberi kesempatan untuk berbagi cerita tentang kisah tragis yang harus dialaminya sebagai Malaikat Pemberi Luka.

Kisah karya para pemenang Sayembara Fantastic.
Fiction ini akan menenggelamkanmu ke dalam dunia yang penuh petualangan dan keindahan.

***
Arassi adalah kumpulan cerpen yang ditulis oleh para penulis-penulis Indonesia berbakat yang menjadi pemenang sayembara fantastic fiction, yang tentu saja mengambil genre fantasi. Buku ini berhasil saya tamatkan dalam waktu lima hari (huh melar!) tetapi baru saya review sekarang, haha. Ada kira-kira lima belas cerita yang tertuang dalam buku menakjubkan ini. Mengapa saya bilang menakjubkan? Karena menurut saya cerita yang dituangkan para penulisnya mengalir, sehingga membuat saya menikmatinya.

Dari beberapa belas cerita itu, tentu saja ada beberapa cerita yang sangat saya sukai. Memang semua ceritanya bagus, tetapi ada beberapa cerita yang sangat berkesan dalam benak saya. Beberapa di antaranya adalah Apa Arti Kebebasan? yang ditulis oleh Susanty Tandra, Jantung Naga oleh Feby Anggra, The Jin yang ditulis oleh Shine Cyrus & Aoi Shinji, dan Arassi oleh Anggari Purnama Dewi.



Sumber: di sini


Kebanyakan dari cerita di buku ini ditulis dengan gaya bahasa yang terkesan seperti terjemahan. Awalnya, saya juga bingung, apakah ini sebenarnya adalah kumpulan cerpen asing yang diterjemahkan lalu dikumpulkan, atau apa. Hingga akhirnya, saya menyadari bahwa ternyata ini bukan cerita terjemahan. Haha. Saya suka dengan kadar fantasi yang dicampurkan pengarang pada setiap tulisan-tulisannya

Ini adalah buku terbitan Ufuk pertama yang saya baca, dan... buku ini membuat saya ketagihan. Sampai-sampai, saya kembali kebobolan saat ada diskon buku besar-besaran, tapi sayangnya, bukan terbitan Ufuk, hehe.

sumber: di sini

Untuk pecinta fantasi, saya rasa, kalian harus membaca buku ini. Silakan bermimpi tentang akhir cerita, tapi jangan terkejut apabila akhirnya akan sangat berbeda dengan apa yang kalian impikan. ;)


[REVIEW] The After-Dinner Mysteries by Higashigawa Tokuya

The After-Dinner Mysteries [Nazotoki Wa Dinā No Ato De]

Judul: The After-Dinner Mysteries
Penulis: Higashigawa Tokuya
Penerbit: Haru
ISBN: 9786027742291
Tahun terbit: Maret 2014
Jumlah halaman: 291 hlm
Harga: Rp. 59.000 (harga normal)

“Menyelesaikan kasus sepele seperti ini saja tidak bisa, apakah Tuan Putri sebenarnya bego?”

Kenapa ada mayat bersepatu bot di kamar yang berlantai kayu?
Kenapa ada racun dalam botol anggur yang masih tertutup rapat?
Kenapa ada mayat yang tinggi badannya bisa menyusut?

Hosho Reiko adalah putri tunggal pemilik Grup Perusahaan Hosho yang kaya raya. Gadis ini harus menyelesaikan berbagai kasus pembunuhan yang misterius itu bersama atasannya, Komandan Kazamatsuri. Sialnya, Komandan Kazamatsuri ini tidak bisa diandalkan!

Reiko yang belum lama menjadi penyelidik di Kepolisian Kunitachi akhirnya hanya bisa mengeluh pada pelayannya, Kageyama.

Namun, pelayan tampan ini justru mengejeknya habis-habisan. Tapi, mau bagaimana lagi…. Hanya Kageyama yang bisa memecahkan misteri kasus-kasus pembunuhan itu dengan analisis jitunya.

Nikmati tingkah konyol mereka dalam tujuh cerpen komedi detektif ini!

***

"Benar juga, kalau diingat-ingat lagi, keadaan wanita itu agak sedikit aneh."

Hosho Reiko, seorang detektif muda cantik yang sebenarnya adalah seorang putri pemilik Hosho Grup yang sangat kaya di Jepang. Reiko memili seorang komandan yang 'selalu mengucapkan apa yang ada di pikirannya' dan seorang pelayan bernama Kageyama yang sangat gemilang. Reiko sering kali diberikan tugas yang membingungkan dirinya hingga ia mendapat berbagai macam makian dari pelayannya, Kageyama, yang membuatnya kesal setengah mati! Tapi, tetap saja, pada akhirnya Reiko akan mengangguk-anggukan kepalanya mengenai kesimpulan yang dibuat oleh Kageyama.

Di buku ini, ada tujuh cerita yang masing-masing akan membuat kita bertanya-tanya. Untuk saya sendiri, saya menyukai beberapa buah cerita yang saya rasa bisa membuat saya terhibur, beberapa cerita itu adalah Maukah Anda Mencoba Anggur Kematian, Hati-hati Jika Berselingkuh, dan Mempelai Wanita Berada dalam Ruangan Terkunci. 

Sumber: di sini
"..., 'semoga bahagia' itu sebenarnya adalah kata-kata yang tidak menyenangkan...."

Oh iya, saya sangat suka dengan tokoh Kageyama. Setiap saya membaca nama Kageyama, pasti orang yang pertama muncul dalam benak saya adalah Donghae. Haha. Menurut saya, mustahil ada seorang pelayan yang berani mengata-ngatai majikannya seperti Kageyama, apalagi dengan kata-kata yang blak-blakan.



Selain itu, ternyata kumcer ini juga telah dijadikan dorama misteri lho di Jepang sana! Ada kurang lebih 10 episode di setiap kali penayangannya. Hmmm... omong-omong ada yang sudah pernah nonton?

Kaver doramanya #TADM. Hosho Reiko kelihatan lebih tua daripada khayalan saya dan...
Kageyama! Di khayalan saya dia adalah Donghae. :((